BIKIN SOFA SENDIRI YUK!



BIKIN SOFA SENDIRI YUK!

Kemarin – kemarin dapat klien yang bilang “duuh… mba, seringnya ga cocok sama sofa yang ada di pasaran. Desainnya udah oke, ukurannya kebesaran. Kemarin – kemarin ukurannya pas, desain dan warnanya ga sreg buat ditaro dirumah.”
Memang di market pada umumnya, beragam bentuk, berbagai ukuran, aneka warna, hampir semua kemungkinan desain sudah tersedia di showroom – showroom furniture. Tapi kadang dengan begitu banyak option, tetap saja tidak menemukan produk yang cocok dan sesuai buat dirumah sendiri. 

Solusinya gimana? 

ya bikin sofa custom sendiri.

tapi ada beberapa langkah yang patut diperhatikan selama proses pembuatan sofa berjalan:

ukuran standar sofa 3 seater pada umumnya

  • Cari referensi desain yang mau dibuat.
Hal pertama yang bisa dilakukan, perluas wawasan mengenai desain sofa kalau memang memutuskan untuk membuat sofa custom. Referensi bisa dapat dari mana saja.. googling. Jalan2 ke showroom furniture, lihat2 katalog furniture, majalah, buku – buku, bermain ke rumah teman atau saudara, atau bahkan dari film – film yang biasanya ditonton. Kumpulkan semua informasi dan image – image tersebut, dan tentukan desain yang paling sesuai dengan tema ruangan. Kalau masi belum sesuai dengan apa yang dimau, diskusi dengan konsultan interior dan sharing ide – idenya untuk akhirnya menghasilkan desain baru dalam sebuah sketsa.
Habis itu bisa langsung datangi workshop furniture dan sofa yang punya kualitas terpercaya.
  • Pilih – pilih ukuran, material yang dipakai, dan warna
Ukuran dan material yang dipakai itu hal paling utama yang harus diperhatikan. tentukan ukuran kasar berdasarkan dimensi ruangan yang ada, sambil perhatikan juga ukuran yang sesuai dengan ergonomis tubuh manusia. Pastikan workshop furniture dan sofanya menghitung ukuran dengan teliti, karena sebagus apapun desain sofa, kenyamanan tetap menjadi hal utama.
Setelah menentukan ukuran yang pas, pilih material dan warna yang tepat untuk pelapis sofa yang diinginkan. Bingung milih bahan pelapis sofa yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter? Oh well, pelapis sofa sendiri dibagi menjadi 2 kelompok besar. Antara lain : fabric dan leather.
  • Membuat rangka
Let the expert do the dirty job. Biasanya pekerja mulai membuat rangka sofa-nya di workshop,. Ada yang terbuat dari kayu, aluminium, steel, rotan, dan bambu. Umumnya orang – orang banyak menggunakan kayu pinus sebagai rangka sofa. Alesannya karena mudah dibentuk dan harga relative murah. Mau yang tahan lama dan berkesan dingin tapi kuat? Ga sedikit orang pakai material logam ringan seperti aluminium, dan stainless steel. Tapi bahan berbanding lurus dengan harga. Biasanya harganya relative mahal.

  • Busa dudukan dan sandaran
Ada beberapa intensitas elastisitas busa, kita bisa tentukan sesuai selera dan kebutuhan. Apakah ingin sofa yang empuk atau cenderung keras. Karena, bila intensitasnya berbeda, pengerjaannya pun berbeda.

  • Menjahit pelapis sofa
  •  Memasang busa dan pelapis sofa

Hello There! My Name Is Angie Parameswari

Hello There! My Name Is Angie Parameswari
Ananda Parameswari as known as Angie Parameswari was born on February 21, 1986 in Bandung, West Java, Indonesia. parents Ir. Umar Faruk and his wife, Rd. Rini Irani Goemira,S.Psi. She has a sisters named Indrani Paramita, S.Si and Meisara Lingga Artharani, S.Sos, MM. Her family lived in Bandung, West Java. Its always been her passion to share her vision and ideas to give the best design solution for everyone who needed. she believes that good design can save the world. She also concerns to the culture of Indonesia. She loves Batik, she studied Javanese Dance (Jaipong Dance, Merak Dance, Serimpi Dance) and Balinese Dance (Legong dance), and won a several trophy for national traditional dance competition when she was a little.

Ads 468x60px

Social Icons

Featured Posts

 

Blogger news

Blogger news

Blogroll

About

Blogroll